Cara Menurunkan Berat Badan

I just had my 2nd dinner, followed by a scrumptious cheese cake~ I’m happy I can eat as much as I want and not gain weight ^^ haha jokes, Pan becanda kok, gak bermaksud nyombong. Anyway, posting kali ini ada hubungannya dengan berat badan. Ini ada 19 tips menurunkan berat badan dari 18 negara di dunia. Check it out, yuk~ gimana sih cara mereka untuk menjaga berat badan? (source : reader’s digest, translated by Pan)

1. Thailand – Tambah sambalnya!

Makanan Thailand adalah salah satu makanan paling pedas di dunia. Cabe pedas membantu meningkatkan metabolisme tubuh, dan juga membuat kita makan lebih pelan. Menurut James Hill, PhD, “Orang-orang Amerika makan terlalu cepat,” katanya, “Saat otak kita memberi sinyal bahwa kita kenyang, kita sudah terlalu banyak makan. Makan dengan pelan adalah kiat menurunkan berat badan yang sangat baik, dan memakan masakan yang pedas adalah salah satu cara untuk itu.”

2. UK – Pesan porsi kecil

Kalo terpaksa makan di resto cepat saji, orang-orang Inggris menyarankan untuk selalu memesan porsi paling kecil. Tingkat kalori dalam junk food memang tinggi, tapi kalau kamu mesennya porsi kecil, gak bakal terlalu ngaruh sama berat badan.

3. Brazil – Makan Nasi+Kacang Tanah

Orang-orang di Brazil menjaga berat badan dengan menikmati santapan nasi dan kacang tanah. Sebuah studi di Obesity Research membuktikan bahwa diet dengan mengkonsumsi nasi dan kacang tanah dapat menurunkan resiko kelebihan berat badan sebanyak 14% kalau dibandingkan dengan diet ala Western yang biasanya. Ini karena kacang tanah rendah lemak dan mengandung banyak serat, yang dapat menstabilkan level gula dalam darah.

4. Indonesia – Berpuasalah Sekali-kali

Meskipun para ahli kesehatan sebenarnya tidak menganjurkan puasa untuk menurunkan berat badan, tapi menurut Dr Hill dari American Society for Nutrition, berpuasa dapat membantu untuk mengendalikan nafsu makan yang berlebih. Untuk menurunkan berat badan, mungkin bisa juga dicoba hanya makan nasi dan minum air putih dalam sehari.

5. Polandia – Biasakan Makan di Rumah

Orang Polandia kebanyakan hanya mengeluarkan 5% dari total pengeluaran untuk makan di luar. “Orang yang tidak makan di rumah cenderung menyantap makanan yang kurang sehat dibandingkan masakan rumah dan menumpuk berat badan lebih banyak dibandingkan mereka yang makan di rumah,” kata Michael Pollan, seorang jurnalis dan aktivis.

6. Jerman – Makan pagi

75% orang Jerman selalu rutin makan pagi setiap hari. Dan makan paginya juga bukan telur atau semacamnya, tapi mereka menyantap buah-buahan dan sereal&roti gandum. Ahli nutrisi selalu menyarankan kita untuk tidak melewatkan makan pagi, karena kalau kita tidak menyantap makan pagi, saat kita melihat makanan-makanan tinggi kalori, otak kita langsung bereaksi dan membuat kita ingin menyantapnya -ini bisa menyebabkan kelebihan berat badan. Ini dapat menjelaskan kenapa kebanyakan orang tidak mampu menolak godaan mampir ke Dunkin Donuts.

7. Belanda – Tukarkan Pedal Gas dengan Pedal Sepeda

Jumlah sepeda (18 juta) melebihi jumlah manusia di Belanda (16,5 juta). 54% dari pemilik sepeda di Belanda menggunakan sepeda untuk kegiatan sehari-hari mereka, seperti belanja dan pergi ke tempat kerja. Rata-rata satu orang Belanda menggenjot sepedanya sejauh 541 mil per tahun. Bahkan lampu lalu lintas di Amsterdam disinkronkan dengan kecepatan sepeda. Kalau kamu rajin bersepeda, seenggaknya kamu bisa membakar 550 kalori per jam.

8. Swiss – Cobalah Menu Ini : Muesli

Muesli adalah bubur atau sereal yang terbuat dari oat, buah-buahan, kacang, yang telah diolah untuk menyehatkan badan dan mengontrol berat badan. Orang-orang Swiss menyantapnya saat sarapan dan sebagai snack sebelum makan malam. Serat yang dikandung Muesli membuatnya lambat dicerna dan membuat kita merasa kenyang lebih lama.

9. Rusia –  Berkebun

Orang-orang Rusia senang berkebun, baik sayur-sayuran maupun buah-buahan. Mereka kemudian memetiknya, menyimpannya, dan mengalengkannya, untuk dikonsumsi saat diet. “Yang tumbuh di halaman pastinya tidak membuat gemuk,” kata Hill.

10. Malaysia – Kunyit

Kunyit adalah bumbu untuk memasak kari, dan banyak ditemukan di hutan Malaysia. Salah satu zat yang dikandungnya adalah curcumin, yang ternyata sangat ampuh mencegah kenaikan berat badan. Baru-baru sebuah universitas mengadakan percobaan dengan memberi makan tikus makanan yang dicampur kunyit. Ternyata tikus yang mengkonsumi makanan bercampur kunyit berat badannya naik lebih sedikit daripada tikus yang diberi makanan yang sama tapi tanpa kunyit. Para peneliti mengatakan curcumin mencegah penumpukan lemak dan meningkatkan pembakaran lemak dalam tubuh.

11. Afrika Selatan – Minum Teh

Di Afrika Selatan, orang-orangnya senang minum teh rooibos, yang rasa manisnya alami tanpa menggunakan gula maupun pemanis lainnya. Sekarang teh ini juga dijual oleh Starbucks, jadi kamu boleh coba, daripada memesan Frappucino yang tingkat kalorinya tinggi. Dr Pescatore mengatakan, “Orang-orang yang rajin minum teh mampu menjaga berat badan mereka dengan baik dibandingkan yang tidak minum teh. Selain itu, saat tubuh mengalami dehidrasi kebanyakan orang mengira mereka sedang kelaparan padahal yang mereka butuhkan sebenarnya hanya minum air atau teh.”

12. Hungaria – Makan Acar

Orang-orang Hungaria sangat suka acar -timun, kubis, tomat, makanan ini dapat membuatmu tetap langsing mungkin karena cuka yang digunakan untuk membuat acar. Acetic Acid yang terkandung dalam cuka membantu menurunkan tekanan darah, gula darah, dan pembentukan lemak.

13. Norwegia – Melakukan Perjalanan di Hari Minggu

Sudah jadi kebiasaan di Norwegia : Setiap hari Minggu, semua anggota keluarga, mulai dari balita sampai kakek-nenek pergi berjalan-jalan bersama dengan naik gunung (di musim panas) atau berski ria (di musim dingin). Dibandingkan dengan kebiasaan buruk menghabiskan akhir pekan dengan ngemil sambil nonton TV di rumah, kebiasaan orang Norwegia ini patut ditiru. Kalau tidak sempat ke gunung atau tempat ski, boleh juga mengajak semua orang di rumah keluar berjalan-jalan di daerah sekitar tempat tinggal.

14. India – Yoga

Banyak yang mengira yoga hanya untuk menurunkan stress dan meningkatkan fleksibilitas tubuh. Tapi sebenarnya Yoga juga membantu menurunkan berat badan. Penelitian membuktikan orang-orang yang rajin beryoga berat badannya lebih rendah daripada orang-orang yang tidak beryoga. Mungkin ada beberapa faktor penyebab untuk hal ini. Yoga paling baik dilakukan dalam keadaan perut kosong dan dapat membantu melatih otot tubuh (tergantung posisi yoga yang dilakukan) yang meningkatkan metabolisme. Yoga membantu kita lebih tanggap terhadap hal-hal di sekitar kita, yang juga termasuk cepat tanggap ketika otak kita memberi tahu bahwa kita telah kenyang.

15. Jepang – Manfaatkan Jam Tidur dengan Baik

Di Jepang, orang-orang menghabiskan waktu 20-30 menit tidur siang setiap harinya. Penelitian membuktikan bahwa orang yang kekurangan tidur berisiko mengalami kelebihan berat badan. Penyebabnya adalah dua hormon dalam tubuh : leptin, yang membantu indera para otak untuk mendeteksi bahwa kita telah kenyang, dan ghrelin, yang merangsang rasa lapar. Semakin sedikit waktu tidur kita, semakin rendah tingkat leptin dan ghrelin malah semakin meningkat. “Banyak orang mengira mereka lapar padahal sebenarnya mereka hanya mengantuk,” kata James Maas, PhD di Cornell University, “Daripada makan snack, lebih baik mereka tidur sebentar.”

16. Meksiko – Makan Sebanyak-banyaknya pada Siang Hari

Orang Meksiko biasanya menyantap makan siang sebanyak-banyaknya (2PM – 4PM). Sepanjang hari kita banyak beraktivitas sehingga kalori juga terbakar dengan baik, jadi tidak masalah untuk makan sebanyak-banyaknya pada siang hari. Malamnya makan secukupnya, agar Anda tidak terbangun pada malam hari karena perut lapar dan jadi mengkonsumsi makan pagi yang berlebihan, yang pada akhirnya akan membuat berat badan semakin meningkat. Untuk menjaga berat badan, disarankan untuk makan yang cukup pada pagi hari dan siang hari.

17. Prancis – Makan Malam Keluarga

Bagi orang Prancis, makan malam bersama keluarga adalah saat-saat yang sangat penting. Dr Pescatore mengatakan bahwa banyak waktu yang dihabiskan untuk makan malam sebenarnya membuat kita makan lebih sedikit. Karena semakin banyak percakapan saat kita makan membuat kita makan dengan lambat, dan seperti kiat no.1 di atas, membuat kita lebih cepat menyadari bahwa kita sudah kenyang.

18. Finlandia – Jalan Santai Ala Nordic

Ini adalah salah satu kegiatan outdoor favorit di Finlandia. Yang dibutuhkan hanyalah sepasang tongkat berjalan. Dengan memegang kedua tongkat ini di kedua tangan untuk membantu keseimbangan, kita akan menggerakkan otot-otot di pundak, lengan, dan torso, sehingga acara jalan santai ini akan menjadi pembakaran lemak secara total yang membantu membakar 20% kalori dalam tubuh.

19. Belanda – Makan Ikan Herring

Orang Belanda mengkonsumi sekitar 85 juta herring per tahun -mentah. Itu berarti 5 ekor untuk setiap orang di Belanda. Ikan herring di-acarkan,  dan disajikan mentah sebagai snack atau dimasukkan dalam roti isi dengan bawang untuk makan siang. Ikan seperti herring ini membantu menurunkan berat badan karena dua hal, kata Dr Pescatore. Herring mengandung banyak omega-3 yang menurunkan produksi hormon cortisol dalam tubuh. Cortisol adalah hormon yang meningkatkan lemak yang menumpuk dalam tubuh, khususnya bagian perut. Makan herring atau sarden kalengan mengandung lebih sedikit kalori daripada makan burger atau fish stick. Tapi jangan lupa penyegar mulut setelah makan.

« »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: